Candi Penataran: Bersejarah Dari Blitar

tambahwawasanapasaja.blogspot.co.id
Candi penataran merupakan candi yang terletak di kabupaten kediri Jawa Timur dan merupakan peninggalan kerajaan kediri Jawa timur. Selain Candi Penataran, orang orang juga biasa menyebutnya Candi Palah. Candi ini merupakan candi yang paling sering dikunjungi selain candi Borobudur dan Candi Prambanan yang terletak di Jawa tengah

Candi Penataran dibangun pada tahun 1194 M oleh Raja Srengga yang bergelar Sri Maharaja. Di dalam area Candi ini juga terdapat candi Naga yang mempunyai bentuk 9 orang yang menyangga seekor naga.
Dalam kitab Negarakertagama candi Penataran merupakan bangunan yang Suci,Dalam kitab itu diceritakan bahwa Raja Hayam wuruk mengunjungi candi ini dalam perjalanannya ke Jawa Timur untuk jalan-jalan, selain itu tujuan Raja Hayam wuruk ke candi ini untuk melakukan pemujaan kepada Hyang Acalapat.
Candi penataran ini merupakan tempat perabuah dari Ken Arok dan Raja Kertajasa jayawadhama, selain itu Candi penataran ini juga berfungsi sebgai tempat berlangsungnya ritual pemujaan dan juga tempat berlangsungnya ritual keagamaan
Beberapa peristiwa penting juga terjadi di dalam candi ini, seperti menjadi tempat pelantikan para raja dan tempat ini juga menjadi tempat Mahapatih gajahmada mengucap sumpah palapa yang menyatukan nusantara.
Halaman Candi Penataran ini terbagi menjadi 3 halaman yaitu:

1. Halaman Depan

Saat memasuki area Candi penataran, kita akan disambut ole dua buah Arca Dwarapala.Halaman depa ini terdiri dari 3 bagian yaitu Bale agung, Pendopo Teras dan Candi angka tahun

2. Halaman Tengah

Halaman Tengah Candi ini juga terdapat 2 Arca dwarapala yang siap menyambut, hanya saja ukurannya lebih kecil. pada Halaman tengah candi ini juga terdapat 2 bagian yaitu Candi naga dan pondasi bata

3. Halaman Belakang

Halaman belakang candi ini merupakan tempat 9 bangunan yang terbuat dari batu dan bata, di tempat ini merupakan area yang paling suci di Area candi Penataran, pada halaman belakang terdapat candi induk dan prasasti palah. Pada bagian belakang candi utama ini terdapat sungai yang berhulu di gunung kelud.

Jika jalan-jalan ke blitar jangan lupa berkunjung ke area candi ini, karena selain berwisata kita juga dapat menambah pengetahuan sejarah kerajaan yang ada di kediri. Candi ini juga menjadi yang termegah di Jawa Timur


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »